Jumat, 04 Januari 2013

Cara menghitung pph 22

1.Menghitung PPh 22 Atas Import Yang Mempunyai API
PT Jaya mengimport barang elektronik yang mempunyai API dengan harga faktur US$ 100.000,-. Biaya asuransi 2%, Biaya angkut 5% dari harga faktur, tarif masuk dan bea masuk tambahan masing-masing 20% dan 10% dari CIF. Kurs yang berlaku per US$1.00 = 8500
Jawaban:

Menentukan nilai import
harga faktur US$ 100.000
biaya asuransi 2% x US$ 100.000 = US$ 2.000
biaya angkut 5% x US$ 100.000 = US$ 5.000
CIF US$ 107.000
Kursnya yang berlaku US$ 1.00 = Rp. 8.500,-
CIF (dalam rupiah) US$ 107.000 x Rp. 8.500,- = Rp. 909.500.000

Tambahan:
Bea masuk 20% x Rp. 909.500.000 = Rp. 181.900.000
Bea masuk tambahan 10% x Rp. 909.500.000 = Rp. 90.950.000
Nilai import Rp. 1.182.350.000
Menghitung PPh 22 Import dengan menggunakan API
2,5% x Rp. 1.182.350.000 = Rp. 29.558.750
Pada contoh ini importer tidak menggunakan API, besarnya PPh 22:
7,5% x Rp. 1.182.350.000 = Rp. 88.676.250

2. Menghitung PPh 22 Atas Pembelian Barang Oleh Instansi Pemerintah
Pada tanggal 1 Mei 2009 dinas pendidikan membeli mebel seharga Rp. 220.000.000 (termasuk PPN)
Jawaban:
DPP: 100/110 x Rp. 220.000.000 = Rp. 200.000.000
PPh pasal 22: 1,5% x Rp.200.000.000 = Rp. 3.000.000
.

1 komentar: